Isolasi bakar
Korek api
Senin, 10 Februari 2014
Minggu, 07 Juli 2013
Selasa, 18 Juni 2013
Booster rem
cara kerja booster rem
Booster rem bekerja berdasarkan kevakuman intake manifold mesin yang berarti apabila mesin hidup maka booster rem bekerja dan apabila mesin mati maka booster rem tidak dapat bekerja atau tidak dapat membantu meringankan beban pedal rem. Booster rem memperingan kerja pedal dengan meningkatkan tenaga pengemudi empat sampai lima kali lipat.
Berikut cara untuk menguji kinerja booster rem:
* Pertama, mesin tetap dalam kondisi mati.
* Kedua, injak pedal rem dan tahan dengan kuat.
* Ketiga, hidupkan mesin dan biarkan dalam kondisi mesin stabil.
* Keempat, kemudian Anda akan merasakan rem akan bergerak masuk seolah-olah ambles ketika mesin nyala dan berhenti tidak sampai posisi ambles penuh.
Hal tersebut menandakan booster rem bekerja baik yakni begitu mesin nyala maka akan membantu sistem pengereman, ditandai dengan posisi rem yang sedikit ambles. Apabila booster rem tidak bekerja maka begitu mesin nyala rem tidak ambles atau menandakan booster rem rusak.
Illustrasi Gambar dari bengkel gratis : Martin 1948.blogspot.com
Sabtu, 15 Juni 2013
Pirinsip kerja/siklus refrigeran pada AC mogil
* Kompressor ac berputar menghisap freon pada sisi tekanan rendah dan memompa gas refrigerant menuju kondensor ac dalam kondisi bertekanan dan bertemperatur tinggi, selanjutnya freon yang bertekanan tinggi dan berupa gas di rubah menjadi cair oleh kondensor ac.
* Freon yang berbentuk cair melewati receiver drier untuk di saring atau difilter jika terdapat kotoran
* Setelah melewati receiver drier freon cair bertekanan tinggi menuju expansi valve melewati saluran sempit pada expansi valve dan di kabutkan pada evaporator atau di rubah wujudnya dari cair menjadi gas.
* Dari evaporator selanjutnya gas refrigerant atau freon kembali dihisap oleh kompressor dan siklus berulang dari awal.
penyebab mesin mobil esteem over heat
Secara umum, panas mesin mobil yang berlebihan atau "overheat" akan membuat performa mobil menjadi terganggu dan dapat menyebabkan kerusakan yang fatal. Tetapi, sebenarnya hal tersebut dapat dideteksi sedini mungkin sehingga kita bisa menghindari terjadinya "overheat" ini.
Mobil mempunyai rata-rata suhu ideal mesin berkisar antara 80°C hingga 90°C secara umum. Namun, hal ini akan terasa mengganggu jika panas mesin terus meningkat, bahkan dapat mencapai angka 100°C.
Ada beberapa hal yang dapat mengakibatkan terjadinya panas yang berlebihan mesin mobil atau "overheat" ini. Salah satunya adalah karena sirkulasi air yang tidak maksimal. Selain itu, tersumbatnya putaran kipas atau radiator dan kotornya karburator juga dapat menyebabkan "overheat". Komponen tersebut paling sering menjadi penyebab meningkatnya suhu mesin.
Jika hal tersebut terjadi, langkah yang perlu dilakukan adalah memperhatikan kerja dari komponen yang telah disebutkan di atas tadi dengan memperhatikan urutan penyebab naiknya suhu mesin mobil.
Langkah pertama adalah memeriksa kerja dari radiator. Bila masih panas juga, tak ada salahnya bila mencurigai kerusakan pada "thermostat".
Komponen "thermostat" merupakan komponen dalam mesin yang mempunyai fungsi untuk menstabilkan arus air yang berputar. Pada suhu tertentu, komponen ini membuka saluran hingga sirkulasi air dalam mesin mengalir ke radiator kemudian didinginkan kipas, "ekstra fan" dan hembusan air dari arah depan.
Jika masih panas juga, cobalah lihat "water pump" atau pompa air. Fungsi"water pump" adalah untuk memompakan air dalam mesin sehingga sirkulasi air berlangsung terus-menerus. Periksa juga performa "switch" suhu dan meter penara yang ada di "speedometer".
Selasa, 08 Januari 2013
NYAMBUT TAHUN BARU 2013
ACARA MENYAMBUT TAHUN BARU 2013
Kumpul Bareng Esteemover dari S.E.C.I ( SUZUKI ESTEEM CLUB INDONESIA) Wilayah Priangan yg terdiri dari beberapa kota di Propinsi Jawa Barat al :
Chapter Bandung, Chapter Purwakarta, Chapter Cianjur, Chapter Bandung Barat,
Berkumpul Bersama pada sessi pemotretan Dihalaman Stasiun Kereta Api Purwakarta, Pada Tanggal 01 Januari 2013, Pukul 17.00 WIB
